Artikel (2)
Berita (9)
Peny.Zakat & Wakaf (0)
Seksi Haji & Umroh (6)
Seksi Mapenda (1)
Seksi Pekapontren (1)
Seksi Penamas (0)
Seksi Urais (0)
Urusan Kepegawaian (1)
Urusan Keuangan (0)
Urusan Umum (0)













SELAMAT DATANG..............??? di Website Resmi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang JL. Pattimura No 26 Telp/fax (0321) 861321

Senin, 17 Mei 2010 - 01:50:06 WIB
Buletin Dakwah
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Artikel - Dibaca: 34 kali


(Penamas Kemenag Jombang) Sebenarnya
Al Qur�an sudah menjelaskan tentang persoalan ml, yaitu dalam surat All
lmran!3:55: (lngatlah) tatkala Allah berfirman: Wahai isa, sesungguhnya Aku
akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau kepadaKu, dan membersihkan engkau
dan pada orangorang kafir, dan akan menjadikan orangorang yang mengikuti engkau
lebih tinggi dan orang-orang kafir tu sampai han kiamat. Maka kepada Akulah
tempat kembali, maka akan Aku putuskan nanti di antara kamu dan hal yang telah
kamu perselisihkan padanya itu. "Ada dua kelompok penafsiran yang berbeda
terhadap ayat diatas, terutama disebabkan dalam mengartikan dua kata yaitu
�mutawaffika� dan �rafi�uka ilayya�. Kelompok Pertama, mengartikan kata
�mutawaffika� sebagai �menyempurnakanmu� atau �menggenggamu.� Sedangkan kata
�rafiuka ilayya� diartikan sebagai mengangkatmu kepadaKu (mengangkat isa Al
Masih ke langit). Kelompok Kedua mengartikan kata �Mutawaffika� dengan
�mewafatkan� dan �rafi�uka ilayva� dengan mengangkat (derajat Isa Al Masih).
Pendapat yang terakhir ni diantaranya dikemukakan oleh beberapa ulama sebagai
berikut: Prof. Dr. KH. Hasbullah Bakry, SH. dalam bukunya �Isa dalamAl Qur�an
Muhamrrrad dalam Bibei,� (Jakarta, 1987) cet. Ke-8, hal. 19, 52 dan 53 menjelaskan:
�Tuhan mematikan (isa) sebagai kematian biasa (bukan dibunuh) dan Tuhan
mengangkat derajat orang-orang yang mengikutinya lebih tinggi dan orangorang
yang menentangnya.� �Tradisi Kristen menurut Injil serta pendapat sebagian umat
Islam menyatakan bahwa Nabi Isa setelah Khotbah perpisahannya di bukit Zaitun
lalu berangkat terbang ke langit IaIu duduk disamping Tuhan dan nanti akan
turun lagi meng-islamkan umat Nasrani adalah sangat bertentangan dengan tradisi
agama-agama Tuhan sendiri sejak Nabi Adam. Umat Islam menenima tradisi itu dan
tradisi umat Kristen atau pendapat itu dibawa oleh orang-orang Nasrani yang
amat banyak masuk Islam setelah Mesirdan Syria dibebaskan umat islam dan
jajahan Romawi.

Prof.
Dr. HAMKA, dalam tafsirAl Azhar (Jakarta, 1988) Juz ItI, hal.

181, menjelaskan:
�Arti yang
tepat dan ayat ni ialah bahwa maksud orang �
Orang kafir itu hendak menjadikan
isa Al Masih mati dihukum bunuh, sebagai yang dikenal yaltu dipalangkan dengan
kayu, tidaklah akan berhasil. Tetapi Nabi isa Al Masih akan wafat dengan
sewajarnya dan sesudah beliau wafat, beliau akan diangkat Tuhan ke tempat yang
mulia di sisiNya dan bersihkan din beliau dan pada gangguan orang yang
kafir-kafir itu.� �Maka dan itu anti pemahaman Dia (Isa) akan diangkat ke sisi
Tuhan, ialah sebagal Nabi Idris yang diangkat derajatnya ke tempat yang tinggi,
sebagaimana tersebut di dalam surat Maryam (surat 19 ayat 57). Begitu juga
orang yang mati syahid di dalam surat All imran syat 169, dikatakan bahwa dia
tetap hidup.� Al Alusi, dalam Tafsirnya yang terkenal Ruhul Ma�ani (Darul Kutub
Al lliniyah, Beirut, 1994), jilid ill, hal.179 membenikan pendapat tentang
Mutawaffika, yang artinya telah mematikan engkau, yaitu menyempurnakan ajal
engkau (mustaufi ajalaka) dan mematikan engkau menurut jalan biasa, tidak
sampai dapat dikuasal oieh musuh yang hendak membunuh engkau. Beliau menjelaskan lagi bahwa arti warafiuka ilayya (dan mengangkat engkau
kepadaKu), telah mengangkat derajat beliau, memuliakan beliau, mendudukkan
beliau ditempat yang tinggi, yaitu ruh beIiau sesudah mati. Bukan mengangkat
badannya. Lalu Al Alusi mengemukakan beberapa kata rafa�a yang berarti
�mengangkat� dan beberapa ayatAi Qur�an yang tiada lain artinya adaiah
mengangkat kemuliaan ruhani sesudah meninggal. Syaikh Muhammad Abduh, dalam
Tafsir Al Manar jilid II, hal 316, menjelaskan: �Ulama dalam menafsirkan ayat
ini menempuh dua jalan. Yang pertama bahwa dia diangkat Allah dengan tubuhnya
dalam keadaan hidup. Dan nanti dia akan turun kembali di akhir zaman dan
menghukum diantara manusia dengan syaniat kita. Penafsiran yang kedua ialah
memahamkan ayat menurut ash yang tertulis, mengambil arti tawaffa dengan
maknanya yang nyata, yaitu mati seperti biasa, dan rafaa (angkat), ialah ruhnya
diangkat sesudah beliau mati..� Kata behiau pula: �Golongan ni, terhadap
golongan pertama yang menyatakan Nabi isa telah naik ke langit dan akan turun kembali, mereka mengeluarkan kesimpulan
hadits-hadits itu iaiah hadits-hadits ahad yang bersangkut paut dengan
kepencayaan yang tidaklah dapat diambil kalau tidak qothi (tegas). Padahal
perkana ni lidak ada sama sekahi had its yang mutawatin. Sayid Rasyid Ridha dalam MajalahAl Manar, juz 10 hal 28, seperti dikutip Hamka
dalam Tafsir Al Azhan (Pustaka Panjimas, 1988) Juz ill, hal. 183, pernah
menjawab pentanyaan dan Tunisia. �Bagaimana keaclaan Nabi Isa sekanang? Dimana
tubuh dan nyawanya? Bagaimana pendapat tuan tentang ayat mnni mutawaffika wa
nafiuka? Kalau memang dia sekarang masih hidup, sebagaimana di dunia, dan mana
dia mendapat makanan yang amat dipenlukan bagi tubuh jasmani itu? Sebagaimana
yang telah menjadi sunnatullah atas makhiuknya? �Atas pertanyaan itu, Sayid
Rasyid Ridha menguraikan jawabannya: �Tidak ada nash yang shanih (tegas) di
dalam Al-Quan bahwa Nabi isa telah diangkat dengan tubuh dan nyawa ke langit
dan hidup disana seperti di dunia ini, sehingga penlu menurut sunnatullah
tentang makan dan ininum, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang makanan
beliau sehari-hani. Dan tidak pula ada nash yang shanih menyatakan behiau akan
turun dan langit. ltu hanyalah aqidah dan kebanyakan orang Nasnani, sedang
mereka itu telah berusaha sejak lahirnya Islam menyebarkan kepercayaan ini di
dalam kalangan musliinin. Behiau menegaskan: ini adalah masalah khilafiyah�.

Ahmad Mustofa Al Maraghi, dalam Tafsir Al Maroghi
(Syarikah Maktabah Wa Mathba�ah Mustafa Albabi Alhalabi, 1946), jihid I, juz
ke-3 hal.165 menjelaskan: �Tidak ada dalam Al-Qun�an suatu nash yang sharih dan
putus tentang Isa a.s diangkat ke langit dengan tubuh dan nyawanya. Adapun
sabda Tuhan mengatakan bahwa: Aku akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau
daripada orangorang kafir itu, jelaslah bahwa Allah mewafatkannya dan
mengangkatnya, zahiriah (nyata) dengan diangkatnya sesudah wafat itu, yaitu diangkat derajatnya di sisi Allah.
Sebagaimana Idris a.s dikatakan Tuhan: Dan kami angkatkan dia ke tempat yang
tinggi. �Hadits-hadits yang menyatakan bahwa Nabi isa masih hidup (jasmani dan
ruhani) dan akan turun dan langit, tidaklah sampai kepada derajat haditshadits
yang mutawatir.
OIeh karena itu maka tidaklah
wajib seorang mulim beri�tikad bahwa Isa Al Masih sekarang hidup dengan tubuh
dan nyawanya, dan orang yang menjalani aqidah mi tidaklah kafir dan syariat
Islam. �Syaikh Mahmoud Shaltout, Syaikh Jami� Al Azhar (meninggal tahun 1963)
seperti yang disiarkan mingguan Ar Risalah, yang terbit di Mesir, No 452 jilid
10 hal 515, seperti dikutip Hamka (Tafsir Al Azhar, 1988) cet. Ke-3 hal 317,
membenikan pendapat tentang hadits-hadits yang menyatakan bahwa Nabi Isa akan
turun: �Riwayat-riwayat itu adalah kacau balau, berlain-lain saja lafadnya dan
maknanya yang tidak dapat dipertemukan. Kekacau balauan ni dijelaskan
benar-benar oleb ulama hadits. Dan diatas dan itu semua, yang membawa riwayat
ni ialah Wahab bin Munabbih dan Kaab Al Ahkbar, keduanya itu ialah ahlul kitab
yang kemudian memeluk Islam. Adapula hadits yang dirawikan Abu
Hurairah tentang Nabi Isa akan turun, apabila hadits itu shahih, namun dia
adala.h hadits ahad. Dan ulama telah ijma� bahwa hadits ahad tidak berfaedah
untuk dijadikan dasar aqidah dan tidak sah dipegang dalam urusan yang ghaib.
Syaikh Abdul Karim Amrullah, Ulama besar Indonesia dalam bukunya Al Qoulus
Shahih, 1924. �Nabi Isa meninggal dunia menurut ajalnya dan diangkat derajat
beliau di sisi Allah, jadi bukan tubuhnya diangkat ke langit. �Dr. Quraish
Shihab, dalam harlan Republika, hal 10 tanggal 18 Nopember 1994: �Bahwa Isa a.s
kini masih hidup di langit, bukanlah satu kewajiban untuk mempercayainya, serta
beberapa hadits yang berkaitan deng kenaikan Isa Al Masih dan akan turunnya kelak
menjelang kiamat. Hadits-hadits tersebut walaupun banyak kesemuanya bermuara
pada dua orang saja, yang keduanya bekas penganut agama Kristen, yaitu Ka�ab Al
Akhbar dan Wahab bin Munabbih. Tidak sedikit ulama yang menilai

bahwa
informasi mereka pada hakekatnya bersandar dan sisa kepercayaan kedua perowi
haditshadits itu. �Dan beberapa pendapat ulama diatas, dapatdisimpulkan bahwa:



[1]. Isa Al Masih telah diwafatkan oleh Allah. Seperti manusia lain, behau pun, akan terkena sunnatullah kematian
�Setiap nafs (yang berjiwa), akan menghadapi kematian� (Ali lmran/3:1 85).


[2]. Bahwa Isa Al Masih akan
diangkat Allah bukan dalam anti diangkat secara fisik, melainkan derajatnya.
Penggunaan kata rafa�a seperti ni bisa juga kita temui dalam surat Al
Mujadilah/58:11 �....AIlah akan mengangkat orang-orang beniman cii antaramu dan
orang-orang yang dibeni ilmu pengetahuan beberapa derajat...�
Makna pengangkatan yang sama juga
diberikan kepada Nabi Idris (Maryam/1 9:57).



[3]. Bahwa hadits-hadits Nabi saw yang melukiskan akan tibanya suatu
peniode dimana Isa akan mengoreksi keislaman bani snail yang menyeleweng dan
syariat Nabi Musa, atau menyebut Isa Al Masih berada di langit .atau masih
hidup hingga kini, tidak bisa dijadikan pedoman yang kokoh. Kesimpulan tersebut
diambil dan beberapa fakta dibawah ini:

Pertama, Hadits-hadits tensebut termasuk hadits ahad, sehingga tidak
bisa dijadikan pedoman dalam soal aqidah.



Kedua, walaupun menurut Bukhari sanadnya shahih tetapi karena matannya mungkin
bersinggung balik dengan Al-Qur�an yang dengan tegas mengatakan bahwa Isa Al
Masih telah wafat maka untuk menghindari kesalahpahaman seperti yang terjadi
ada jama�ah Ahmadiyah Qodian, hadits tersebut lebib balk ditinggalkan saja.



Ketiga, hadits-hadits tersebut, bermuara pada dua ng saja, yang keduanya bekas
penganut agama Kristen, yaitu Kaab Al Akhbar dan Wahab bin Munabbih (yang masih
punya keterkaitan pada kepercayaan Iamanya).



Dan logika saja, bagaimana isa Al Masih hidup dilangit itu? Apakah Tuhan
ada di langit? Langit itu walau bagaimanapun juga Iuasnya berarti dalam
lingkungan ruang dan waktu, sedang Tuhan tidak dibatasi ruang dan waktu, laitsa
kamitsiihi syaiun. Bagaimana isa Al Masih dengan tubuh jasmaninya hidup di
langit yang udaranya diluar kesanggupan paru-paru insani?
Atau apakah Isa Al Masih di sana dalam keadaan
alam ruhani saja? Kalau demikian maka kondisi tersebut sama dengan manusia
lainnya yang teiah mati, mereka hidup dalam alam ruhani di luar ukuran dunia
fana ini Sehingga tidak perlu dipersoalkan iagi. Boieh jadi juga orang-orang
Kristen dan sebagian orang- orang Islam yang menyandarkan bahwa isa Al-Masih duduk di kanan Allah itu karena ayat Al-Qur�an berbunyi: . dan adalah
Isa salah seorang yang dekat pada Allah (minal maqarrabin) Dekat disini bukan berarti dekat dalam ukuran ruang dan waktu tetapi dekat
dalam arti ruhani, maksud beliau sangat mulia di sisi Allah karena man dan
taqwanya pada Allah. Dan kita jangan keliru bahwa ayat mi menunjukkan bahwa isa
Al Masih hanyalah salah seorang saja dan antara orang-orang yang dekat pada
Allah.



Jadi kaum �muqarrabin� itu jumiahnya banyak sekali, dan yang sudah
tergoiong �muqarrabin� itu ialah para nabi dan para waif, orang-orang yang
saleh dan taqwa pada Allah.
Jadi
tidak seharusnya hanya isa Al Masih saja yang dianggap dekat pada Allah.
Sedangkan pendapat sehagian ulama bahwa isa Al Masih masih hidup di surga
justru dipakai oleh kaiangan Kristen untuk menyatakan bahwa orang islam pun
mengakui kalau Yesus hidup di surga dengan Tuhan. Maka siapa yang bisa
berdampingan dengan Tuhan kalau bukan Tuhan? Jika pemahaman itu merasuk pada
umat Islam, maka dua doktnin umat Kristen Kebangkitan, Kenaikan dan Ketuhanan
Yesus dengan mudah juga diterima umat Islam.







12 Komentar :

Fendik
17 Mei 2010 - 04:14:11 WIB

gimana nih caranya berlangganan buletin dakwahnya..
kunjungi juga blog kami di http://alwathaniya h.wordpress.com
Bima Setyawan
17 Mei 2010 - 21:42:57 WIB

ini berita yang sangat membanggakan bagi masyarakat jombang
x_ball jombang
18 Mei 2010 - 09:03:44 WIB

slamat ... baru menemukan web ini.... jempol untuk kementrian agama yg ada di kotaku... ada saran nich...
"j angan hanya berita saja yg di update... akan tetapi berita seputar sertifikasi guru kuota 2010.. juga ditampilkan.. mengingat pengguna mungkin yg kesulitan menggunduh lewat situs2 tertentu.. jadi bisa lebih cepat mengakses lewat kankemang jombang sendiri gicu loch.....
Qiara
18 Mei 2010 - 22:16:15 WIB

Kankemenag Kab. Jombang bisa aja memilki dokumen Penting, perlebar Pak infonya, Humasnya di perlengkap pak kesejahteraannya aga lebi masuk ke plosok desa di Jombang, Asem gede, munggut Ngusikan, Wonosalam, Kudu dan bareng perlu di lihat perkembangan keagamaannya
Samsul Huda kauman
19 Mei 2010 - 02:02:30 WIB

Kankemenag jombang terimakasih atas websetnya, semoga kantor Bapak semakin di cintai masyarakat jombang, aku dukung pak dan terimkasih
[email protected]
19 Mei 2010 - 06:15:32 WIB

selamat atas peluncuran websitenya semoga semakin mudah dalam menerima informasi. mohon diperluas informasinya
fendik
19 Mei 2010 - 06:39:03 WIB

@ team website : mohon web kemenag jombang lebih dibenahi lagi, untuk komentar kok sama semua, beda topik harusnya komentar beda.. publikasikan juga berita terbaru seputar sertifikasi. trus saran saya mohon dibikin kotak suara interaktif (semacam shoutbox) agar lebih komunikatif gitu.. maju terus kemenag jombang.. ok ok ok.... :)
SUPIYATUN
19 Mei 2010 - 21:14:27 WIB

Bagi yang belum kenaikan tingkat boleh ngikut gak? tapi sudah PN.
x_ball Njombang
20 Mei 2010 - 06:48:20 WIB

pak humas ,"bagaimana nich ada medichal check-up pns" tapi utk usia 40 th keatas.... lha wong istriku belum ada usianya 40'eh,? tapi udah pny anak 2... mengingat kesehatan itu rentan bagi ibu2 yg super sibuk spt istriku itu sbg guru,pulang terus privati,juga sebagai ibu RT. pokok'e super sibuk," nah.... apa boleh pak dayat ikut check up ? dia juga PNS kok !! kalau aku sich dari golongan swasta....
moho n tanggapannya ? sukron
Abid dien
21 Mei 2010 - 21:08:34 WIB

Selamat dan sukes tuk kemenag kab. Jombang semoga sukses forever.......
Andik SUbiyanto
21 Mei 2010 - 23:20:02 WIB

Selamat dan Sukses Kankemenag kab Jombang
Mohon websitenya ditambahi dengan Link Madrasah yang sudah mempunyai website. trims
Razid Mufty~ KUA JOGOROTO
22 Mei 2010 - 08:28:54 WIB

CONGRATULATION... AS ONE OF JOMBANKERS I AM SO PROUD OF THIS NEW INNOVATION.. I HOPE KEMENAG JOMBANG WILL NEVER STOP TRYING TO BE BETTER AND KEEP MOVING FORWARD..!!
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 


Chat Ym





/ /


Mei, 2010
MSSR KJS
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
2324 2526272829
3031     





Setujukah Anda bila pemerintah memblokir situs jejaring sosial Facebook di Indonesia?

Tidak Setuju
Tidak Tahu
Setuju

Lihat Hasil Poling




008523

Pengunjung hari ini : 16
Total pengunjung : 538

Hits hari ini : 133
Total Hits : 8523

Pengunjung Online: 1


1